Anthropic Masuk Daftar Hitam Pentagon Saat Claude AI Memuncaki Peringkat App Store

UPBERITA.COM - Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi memasukkan Anthropic ke dalam daftar hitam sebagai risiko rantai pasokan sejak Jumat (27/2) lalu, yang memicu eksodus massal perusahaan teknologi pertahanan dari penggunaan platform Claude AI. Di tengah tekanan regulasi tersebut, aplikasi Claude justru mengalami lonjakan popularitas luar biasa hingga berhasil menduduki peringkat pertama di Apple App Store.
Keputusan pemerintahan Trump ini memaksa sejumlah kontraktor pertahanan besar seperti Lockheed Martin untuk menghapus teknologi Anthropic dari sistem mereka. Alexander Harstrick, managing partner di J2 Ventures, mengonfirmasi bahwa sepuluh perusahaan di bawah naungannya telah beralih ke model kecerdasan buatan lain. "Sebagian besar perusahaan kami terlibat dalam kontrak pertahanan besar dan oleh karena itu sangat ketat dalam menafsirkan persyaratan," ujar Harstrick menjelaskan langkah cepat penggantian layanan tersebut.
Sebelum masuk dalam daftar hitam, Anthropic merupakan pemain kunci dalam ekosistem Departemen Pertahanan melalui kontrak senilai US$200 juta yang dijalin lewat kemitraan dengan Palantir. Namun, hubungan tersebut memburuk setelah eksekutif Anthropic menolak tuntutan pemerintah terkait penggunaan model mereka untuk pengawasan massal dan senjata otonom. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menegaskan melalui unggahan di platform X bahwa setiap pemasok militer dilarang melakukan aktivitas komersial dengan Anthropic.
Pihak Anthropic memberikan respons melalui unggahan blog yang menyatakan bahwa Hegseth tidak memiliki wewenang hukum untuk membatasi perusahaan mitra mereka dalam berbisnis dengan pemerintah. Meski menghadapi hambatan di sektor korporasi dan militer, data menunjukkan bahwa minat publik terhadap teknologi ini justru mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah perusahaan berdiri.
Lonjakan Drastis Pengguna iPhone dan Dukungan Publik
Fenomena unik terjadi di pasar konsumen di mana Claude AI melonjak dari peringkat ke-42 menjadi aplikasi gratis nomor satu di App Store hanya dalam waktu singkat setelah pengumuman Pentagon. Peningkatan ini juga dibarengi dengan lonjakan pencarian kata kunci Anthropic di Google. Selain di ranah digital, gelombang dukungan nyata terlihat di depan kantor pusat mereka di San Francisco dengan pesan-pesan penyemangat yang dituliskan publik di trotoar.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan OpenAI yang justru mendapatkan kritik publik setelah mengumumkan kesepakatan baru dengan Pentagon di waktu yang hampir bersamaan. Sementara Claude memimpin di perangkat iOS, pesaing utamanya ChatGPT masih menguasai peringkat teratas di Google Play Store untuk perangkat Android. Hingga saat ini, Anthropic masih memiliki opsi untuk mengajukan banding secara hukum atas status daftar hitam tersebut, meskipun langkah formal belum secara resmi diambil oleh pihak perusahaan.