Suzuki e-Vitara Siap Mengaspal di Indonesia Akhir Januari 2026

UPBERITA.COM - Suzuki mengonfirmasi rencana peluncuran mobil listrik murni (BEV) pertamanya di pasar Indonesia yang dijadwalkan hadir pada IIMS 2026 mendatang. Meskipun detail spesifik mengenai model yang akan diperkenalkan masih dirahasiakan oleh manajemen, petunjuk mengarah pada kehadiran e-Vitara, sebuah SUV listrik yang telah diproduksi massal di India.
Langkah Suzuki memasuki era elektrifikasi penuh ini menandai evolusi signifikan bagi produsen otomotif asal Jepang tersebut. e-Vitara sendiri dikembangkan menggunakan platform khusus kendaraan listrik, yang memungkinkan optimalisasi desain, struktur, dan performa sejak awal perancangannya. Model ini dirancang sebagai produk global, dengan target pasar internasional termasuk Eropa, Jepang, dan berbagai negara Asia, yang mengindikasikan potensi besar untuk pasar otomotif Indonesia.
"Suzuki eVitara, mobil listrik pertama kami akan dirakit di fasilitas Gujarat dan diekspor ke lebih dari 100 negara termasuk Eropa dan Jepang," kata Toshihiro Suzuki, President dan Representative Director Suzuki beberapa waktu lalu.
Spesifikasi Teknis dan Fitur Unggulan e-Vitara
Suzuki e-Vitara akan dibekali dua pilihan baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan kapasitas 49 kWh dan 61 kWh, yang diklaim mampu memberikan jangkauan hingga 500 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Pasokan sel baterai ini berasal dari BYD, sementara produksinya di India dikelola oleh TDS Lithium-Ion Battery Gujarat (TDSG), sebuah perusahaan patungan antara Suzuki, Toshiba, dan Denso. Keunikan fasilitas TDSG terletak pada keberhasilannya melokalisasi produksi hingga komponen elektroda katoda dan anoda, menjadikannya yang pertama di India dalam hal ini.
Dari segi performa, e-Vitara akan menawarkan pilihan penggerak roda belakang dan penggerak semua roda (AWD) untuk varian tertentu. Tenaga yang dihasilkan berkisar antara 114 hingga 174 daya kuda, dengan varian AWD mampu mencapai 184 daya kuda dan torsi puncak 300 Nm. Dimensinya termasuk dalam kategori SUV kompak dengan panjang 4.275 mm, jarak sumbu roda 2.700 mm, dan ground clearance 180 mm. Fitur-fitur modern seperti panoramic sunroof, ventilated front seats, kamera 360 derajat, serta sistem bantuan berkendara canggih (ADAS level dua) turut melengkapi SUV listrik ini. Untuk keselamatan, e-Vitara dilengkapi dengan tujuh titik airbag sebagai standar.
Kehadiran e-Vitara di pasar Indonesia, jika benar menjadi model yang diluncurkan, kemungkinan besar akan dimulai dengan status impor utuh (CBU) dari India. Namun, Suzuki tidak menutup kemungkinan untuk melakukan perakitan lokal di masa mendatang, bergantung pada respons pasar dan volume permintaan. Skema perakitan lokal seperti ini telah terbukti berhasil pada beberapa model Suzuki lain yang juga diimpor dari India, seperti Jimny lima pintu, Baleno, dan S-Presso.