ZoyaPatel

Apple Perkuat Divisi AI dengan Akuisisi Startup Israel Q.ai

Mumbai


UPBERITA.COM - Apple dilaporkan telah mengakuisisi Q.ai, sebuah startup kecerdasan buatan (AI) yang berbasis di Israel. Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai angka fantastis mendekati 2 miliar dolar AS, meskipun Apple belum mengonfirmasi secara resmi jumlah tersebut. Langkah ini menandai upaya Apple untuk meningkatkan kapabilitas AI-nya di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat.

Laporan mengenai akuisisi ini pertama kali diungkapkan oleh Financial Times, yang mengutip sumber internal. Keterlibatan Q.ai dalam pengembangan AI, khususnya dalam pemanfaatan pembelajaran mesin, menjadi daya tarik utama bagi raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

Kabar ini muncul di saat Apple terus berupaya mengejar ketertinggalan dalam perlombaan pengembangan kecerdasan buatan global. CEO Tim Cook sebelumnya telah menyatakan keterbukaan perusahaan terhadap merger dan akuisisi (M&A) yang dapat mempercepat peta jalan pengembangan mereka.

Akuisisi ini juga akan membawa tim pendiri Q.ai, termasuk CEO Aviad Maizels, bergabung dengan Apple. Maizels memiliki rekam jejak sukses sebelumnya dengan Apple, setelah mendirikan PrimeSense, perusahaan teknologi pendengaran 3D yang diakuisisi Apple pada tahun 2013.

Potensi Pemanfaatan Teknologi Q.ai

Meskipun Apple belum merinci bagaimana mereka akan mengintegrasikan teknologi Q.ai, paten yang diajukan oleh startup tersebut memberikan gambaran potensi penggunaannya. Q.ai diketahui mengembangkan teknologi yang dapat dimanfaatkan pada perangkat wearable, seperti headphone atau kacamata pintar. Teknologi ini dirancang untuk mengenali dan merespons "gerakan mikro kulit wajah" untuk memungkinkan komunikasi tanpa suara.

Hal ini menunjukkan bahwa Apple kemungkinan besar akan semakin memperdalam inovasi pada perangkat wearable berbasis AI. Q.ai, yang didirikan pada tahun 2022, telah mendapatkan dukungan pendanaan dari investor ternama seperti Kleiner Perkins dan Gradient Ventures.



Ahmedabad