Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno Tutup Usia di RSPAD Gatot Subroto
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Mantan Kepala RSPAD, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya. "Benar (Mantan Wapres Try Sutrisno meninggal dunia)," ujarnya kepada awak media pada hari yang sama.
Rencananya, jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Beliau dikenal sebagai salah satu tokoh militer terkemuka di Indonesia dengan rekam jejak yang panjang dan gemilang.
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Sepanjang kariernya, ia menduduki berbagai jabatan strategis, baik di lingkungan militer maupun pemerintahan.
Jejak Karier Militer dan Politik Try Sutrisno
Awal mula karier militer Try Sutrisno ditandai dengan partisipasinya dalam penumpasan pemberontakan PRRI pada tahun 1957. Ia kemudian dipercaya mengemban amanah di berbagai posisi penting di TNI AD, termasuk Kepala Staf Kodam XVI/Udayana dan Panglima Kodam IV/Sriwijaya.
Puncak karier militernya diraih saat ia menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dari tahun 1988 hingga 1993. Dalam periode tersebut, ia memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Memasuki kancah politik, Try Sutrisno diangkat menjadi Wakil Presiden Indonesia keenam pada tahun 1993, mendampingi Presiden Soeharto. Meskipun posisinya sempat dipersepsikan oleh sebagian kalangan sebagai "ban serep," pengalaman kenegaraannya yang kaya menjadikannya sosok yang memiliki pengaruh signifikan.
Setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai wakil presiden, ia juga terpilih sebagai Ketua Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) dan terus aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan.
