ZoyaPatel

Gunung Semeru Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter dalam 11 Kali Erupsi

Mumbai


UPBERITA.COM -  
Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami 11 kali erupsi pada Minggu pagi (15/3/2026), dengan ketinggian letusan abu vulkanik mencapai 1.200 meter di atas puncak.

Erupsi pertama tercatat terjadi pada pukul 00.20 WIB tanpa visual letusan yang teramati. Laporan menyebutkan bahwa erupsi masih berlangsung saat itu, dengan beberapa letusan lain juga tidak terlihat secara visual. Namun, letusan tertinggi dilaporkan terjadi pada pukul 05.47 WIB.

"Terjadi erupsi pukul 05.47 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 1.200 meter di atas puncak atau 4.876 meter di atas permukaan laut (mdpl)," ujar Liswanto, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, melalui laporan tertulis.

Ia menambahkan bahwa kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke selatan, dan erupsi masih berlanjut. Erupsi kesebelas terjadi pada pukul 06.32 WIB dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak (4.676 mdpl), berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur dan tenggara.

"Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 133 detik," jelas Liswanto. Mengingat status aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Level III (Siaga), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan serangkaian rekomendasi keselamatan.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, aktivitas dilarang dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," tegasnya. PVMBG juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta anak-anak sungainya.

Sumber : antara

Ahmedabad