Indonesia Minta AS Pertahankan Tarif Nol Persen untuk Produk Unggulan
Beberapa produk strategis Indonesia yang menjadi fokus dalam permohonan ini, termasuk kopi, menghadapi potensi dampak dari kebijakan tarif baru tersebut. Pemerintah berupaya memastikan bahwa produk-produk ekspor andalan negara tetap dapat bersaing di pasar Amerika Serikat tanpa beban tambahan tarif.
Langkah Pemerintah Indonesia ini merupakan respons proaktif terhadap perubahan kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Dengan mempertahankan tarif nol persen, diharapkan volume ekspor produk-produk unggulan Indonesia tidak mengalami penurunan yang signifikan.
Pemerintah berargumen bahwa tarif impor yang berlaku saat ini telah memberikan keuntungan timbal balik dan mendukung hubungan dagang yang positif antara kedua negara. "Pemerintah Indonesia meminta Amerika Serikat tetap memberlakukan tarif impor nol persen bagi sejumlah produk unggulan nasional seperti kopi usai Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif global sebesar 10 persen," demikian kutipan dari laporan.
Selain kopi, negosiasi dan lobi terus dilakukan untuk produk-produk lain yang juga memiliki potensi ekspor besar ke Amerika Serikat. Fokus utama adalah menjaga stabilitas dan pertumbuhan perdagangan bilateral di tengah ketidakpastian ekonomi global.
