ZoyaPatel

Aktivitas Belajar Mengajar Kembali Normal Usai Libur Idul Fitri

Mumbai

UPBERITA.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah akan kembali berjalan seperti biasa setelah libur Hari Raya Idul Fitri. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang terkait aspek akademik dan penguatan pendidikan karakter siswa.

Wacana mengenai penerapan metode pembelajaran hibrid, yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, akhirnya dibatalkan. Hal ini diungkapkan oleh Mendikdasmen Mu'ti berdasarkan hasil rapat lintas kementerian yang dilaksanakan pada 23 Maret.

"Sesuai hasil rapat lintas kementerian pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa dengan pertimbangan akademik dan penguatan pendidikan karakter," ujar Mendikdasmen Mu'ti.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Beliau menekankan pentingnya proses pembelajaran yang optimal untuk mencegah terjadinya learning loss.

Pembelajaran Tatap Muka Diutamakan untuk Kualitas Pendidikan

Menko PMK Pratikno menambahkan bahwa pembelajaran dapat dilaksanakan secara normal dengan siswa kembali hadir di sekolah. "Pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa," tuturnya. Meskipun sempat ada diskusi mengenai metode pembelajaran hibrid, prioritas utama adalah menjaga kualitas pendidikan siswa. "Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, baik yang berada di bawah Kemendikdasmen, Kemenag dan Kemendiktisainstek. Ini prioritas. Ini utama," tegas Pratikno.

Beliau juga menegaskan perlunya menjamin proses pembelajaran siswa berjalan optimal tanpa ada hambatan yang berpotensi menimbulkan learning loss. Oleh karena itu, penyelenggaraan proses pembelajaran secara tatap muka menjadi pilihan utama. "Demikian juga dengan layanan medis esensial tetap beroperasi secara sepenuhnya normal," pungkas Pratikno.


Ahmedabad