ZoyaPatel

Saldo E-Toll Kurang Jadi Penyebab Utama Kemacetan Tol Arus Balik

Mumbai


UPBERITA.COM - Kemacetan panjang di gerbang tol saat arus balik Lebaran bukan hanya disebabkan oleh lonjakan volume kendaraan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan salah satu penyebab utama kemacetan yang sering dianggap sepele adalah saldo uang elektronik yang tidak mencukupi.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa fenomena ini secara langsung berdampak pada antrean kendaraan di gerbang tol. "Dengan saldo e-toll kurang yang berdampak pada tingginya aktivitas top up di gerbang tol, maka akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan dan mengakibatkan antrean di gerbang tol," ujar Rivan saat dikonfirmasi.

Aktivitas pengisian ulang saldo di gerbang tol memperlambat proses transaksi yang seharusnya berjalan cepat. Ketika ribuan kendaraan melakukan hal serupa dalam waktu bersamaan, antrean panjang menjadi tidak terhindarkan.

Kondisi ini diperkirakan berpotensi kembali terjadi saat arus balik, khususnya di Gerbang Tol Cikampek Utama yang merupakan titik krusial pertemuan arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta. Oleh karena itu, pengguna jalan diimbau untuk lebih siap sebelum memulai perjalanan.

Persiapan Saldo E-Toll untuk Kelancaran Perjalanan Arus Balik

Rivan menekankan pentingnya memastikan saldo e-toll cukup sejak awal perjalanan, terutama bagi pengguna yang menempuh jarak jauh. "Siapkan saldo e-toll cukup bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus, khususnya dari arah Trans Jawa menuju Jakarta," katanya.

Untuk perjalanan dari Semarang menuju Jakarta, pengguna kendaraan golongan I disarankan menyiapkan saldo minimal Rp500.000. Sementara itu, bagi yang berangkat dari Surabaya menuju Jakarta, saldo minimal yang dianjurkan mencapai Rp1.000.000.

Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan terkait sistem transaksi tertutup di Tol Trans Jawa. Dalam sistem ini, kartu yang digunakan saat masuk harus sama dengan kartu saat keluar. Artinya, pengguna tidak bisa mengganti kartu lain jika saldo tidak mencukupi di tengah perjalanan.

Jasa Marga juga menekankan bahwa gangguan kecil di gerbang tol dapat berdampak besar terhadap kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas menjadi faktor penting untuk menjaga arus tetap lancar.

Ahmedabad