Transformasi Sertifikasi Halal Menjadi Jaminan Mutu Produk dan Gaya Hidup Global
Pergeseran makna ini menunjukkan bahwa isu halal tidak lagi sekadar kewajiban bagi umat Muslim, melainkan mencakup aspek kesehatan, kesejahteraan, dan tata kelola yang baik. Standar ini mulai diterima secara luas, baik di negara dengan mayoritas penduduk Muslim maupun di negara-negara non-Muslim yang mementingkan kualitas produk.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, R Widya Setiabudi Sumadinata, menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal menjamin kebaikan dari hulu ke hilir. Menurutnya, ketika sebuah produk diproses dengan standar yang benar, dampak positifnya akan dirasakan langsung oleh konsumen.
"Saat ini halal bukan hanya sekadar soal label saja, tetapi tentang proses dan jaminan mutu suatu produk hingga sampai ke tangan masyarakat. Ketika prosesnya dijalankan dengan benar, maka hasilnya pun akan membawa kebaikan," ujar Widya di Bandung, Rabu.
Peluang Besar dalam Ekosistem Industri Halal
Tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah mempercepat proses sertifikasi di tengah lonjakan tren konsumsi dunia yang menuntut standar tinggi. Prinsip halalan thayyiban (halal dan baik) dianggap sangat relevan dengan kebutuhan manusia modern akan kualitas hidup fisik dan sosial yang terjaga.
Senada dengan pandangan akademisi Unpad, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menekankan urgensi literasi halal bagi generasi muda. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terlena dengan rasa aman semu hanya karena tinggal di lingkungan mayoritas Muslim tanpa memastikan legalitas produk yang dikonsumsi.
"Indonesia telah memiliki payung hukum regulasi jaminan produk halal yang memberikan kepastian konsumsi makanan, obat-obatan, hingga kosmetik. Kini halal telah berkembang menjadi bagian dari industri dan gaya hidup global," kata Abu Rokhmad.
Lebih lanjut, Abu Rokhmad menyoroti tingginya minat pelaku bisnis internasional yang ingin menembus pasar Indonesia melalui kepatuhan terhadap regulasi halal. Fenomena ini membuka peluang luas bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terjun langsung dan mengambil peran strategis dalam ekosistem industri halal yang bersifat multidisipliner.
