ZoyaPatel

Menag Pastikan Penyembelihan Kurban di Masjid Istiqlal Ramah Lingkungan

Mumbai


UPBERITA.COM -  
Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menjamin bahwa proses penyembelihan hewan kurban di masjid terbesar di Asia Tenggara itu akan menerapkan sistem higienis dan bebas dari pencemaran sungai serta lingkungan sekitarnya. "Tidak ada satu tetes pun darah atau limbah yang masuk ke sungai. Semua sudah disiapkan dengan sistem pengelolaan yang baik," tegas Nasaruddin Umar dalam keterangannya pada Selasa.

Masjid Istiqlal telah mempersiapkan fasilitas penyembelihan yang modern dan higienis dengan kapasitas besar. Sistem ini memungkinkan dilakukannya penyembelihan di beberapa titik secara simultan, bahkan mampu memproses hingga 200 ekor hewan dalam sehari. Menag memastikan seluruh limbah penyembelihan akan dikelola secara optimal agar tidak berdampak negatif pada lingkungan sekitar masjid.

Pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal tahun ini mengusung tema "Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan". Tema ini sejalan dengan fokus Kementerian Agama pada aspek ekoteologi dan teologi cinta, diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat muslim Indonesia terhadap lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan melalui ibadah kurban.

Menag juga mengimbau seluruh jamaah untuk turut serta menjaga kebersihan kawasan masjid dengan membawa kembali sampah masing-masing atau membuangnya pada tempat yang telah disediakan. "Masjid Istiqlal baru saja mendapat penghargaan dunia karena dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih. Ini harus kita jaga bersama," ungkapnya.

Penyerapan Hewan Kurban dan Antusiasme Jamaah

Hingga Senin (25/5), Masjid Istiqlal telah menerima titipan sebanyak 59 ekor sapi dan tujuh kambing. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah hingga hari tasyrik. "Hari ini kita sudah terkumpul 59 ekor sapi, sapinya kelas berat semua. Termasuk juga di dalamnya sapi istimewanya dari Bapak Presiden, kemudian Wakil Presiden, dan sejumlah tokoh-tokoh masyarakat yang lain. Kemudian juga kambingnya per hari ini baru tujuh ekor," ujar Menag.

Sumber : Antara

Ahmedabad