Apple Perkuat Keamanan Pengguna dengan Lima Fitur Privasi Unggulan
Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat ini juga terus mengembangkan alat untuk membatasi pengumpulan data lokasi dan menerapkan metode cerdas untuk layanan kecerdasan buatan (AI) berbasis cloud pribadi. Selain itu, Apple membekali perangkatnya dengan 'alat yang kuat' di tingkat perangkat keras untuk melindungi pengguna dari malware dan serangan siber.
Berikut adalah lima fitur privasi eksklusif yang menjadi keunggulan Apple dalam melindungi data penggunanya:
Enkripsi Menyeluruh Mulai dari Perangkat Hingga Cadangan iCloud
Apple mengimplementasikan enkripsi ujung-ke-ujung (E2EE) secara menyeluruh di berbagai tingkatan produknya. iPhone secara otomatis terenkripsi saat pengguna mengatur kode sandi layar kunci, didukung oleh Face ID atau Touch ID yang otentikasinya diproses dalam Secure Enclave khusus pada chip seri A. Pengguna perangkat Apple lainnya seperti iPad, Mac, dan Apple Watch juga menikmati standar keamanan yang sama, termasuk Touch ID pada MacBook.
Bahkan, perangkat komputasi spasial Vision Pro dibekali Optic ID, pemindai iris yang memberikan tingkat keamanan setara dengan Face ID dan Touch ID. Aplikasi-aplikasi krusial pada perangkat Apple, seperti iMessage, panggilan suara dan video FaceTime, serta aplikasi Kesehatan, Rumah, Lacak (Find My), dan Pengelola Kata Sandi (Keychain) juga dilindungi E2EE. Aplikasi iMessage menjadi sorotan utama karena selalu menyediakan E2EE secara bawaan, berbeda dengan beberapa aplikasi perpesanan pihak ketiga yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mengadopsi standar serupa.