Jakarta Dinobatkan Kota Termahal Dunia 2025
Dalam lingkup Asia Pasifik, Jakarta secara spesifik menempati posisi ke-8 kota termahal, menegaskan bahwa biaya hidup kalangan atas di Jakarta tidak dapat lagi dipandang sebelah mata. Penilaian ini secara cermat didasarkan pada analisis harga 11 jenis barang dan 9 kategori jasa yang umumnya dikonsumsi oleh individu dengan tingkat ekonomi tinggi. Fokus utama penilaian bukanlah pada kebutuhan primer sehari-hari, melainkan pada produk dan layanan mewah yang mencerminkan gaya hidup kelas atas di perkotaan.
Meskipun daftar kota teratas masih didominasi oleh pusat keuangan dan gaya hidup global ternama seperti Singapura, London, dan Hong Kong, masuknya Jakarta ke dalam jajaran ini menandakan adanya pergeseran dinamika ekonomi serta peningkatan daya beli yang pesat pada segmen tertentu di Indonesia. Fenomena ini mengindikasikan transformasi Jakarta menjadi destinasi yang semakin menarik bagi ekspatriat dan individu berpenghasilan tinggi.
Laporan tersebut secara rinci mengungkapkan bahwa Jakarta mencatat peringkat global tertinggi pada kategori jas pria. Harga produk dan layanan fesyen pria di ibu kota bahkan menempati posisi teratas secara global, melampaui banyak kota mode dunia yang telah lama dikenal. Ini menunjukkan daya tarik dan permintaan yang kuat untuk produk fesyen pria mewah di Jakarta.
Peningkatan Nilai Sektor Jasa Premium di Jakarta
Selain fesyen pria, sejumlah jasa premium lainnya juga menempatkan Jakarta dalam 10 besar peringkat global. Kategori tersebut mencakup penerbangan kelas bisnis, jasa pengacara, program Master of Business Administration (MBA), dan biaya sekolah swasta. Peningkatan peringkat pada sektor-sektor ini menegaskan bahwa jasa premium di Jakarta mengalami lonjakan nilai yang signifikan, mencerminkan perkembangan ekonomi dan permintaan pasar yang terus meningkat.
Gambaran ini secara efektif menunjukkan kontras yang menarik di Jakarta sebagai kota dengan kesenjangan biaya hidup yang lebar. Di satu sisi, kota ini masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi bagi sebagian besar masyarakatnya, namun di sisi lain, Jakarta berkembang pesat sebagai pusat konsumsi dan penyedia layanan premium berkelas dunia. Hal ini membuka peluang baru sekaligus tantangan dalam pemerataan pembangunan dan aksesibilitas gaya hidup.