Kementerian Komunikasi Digital Tingkatkan Konektivitas Internet untuk Pendidikan Merata
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menjelaskan bahwa meski sebagian besar wilayah berpenduduk telah terjangkau oleh layanan internet, kualitasnya masih bervariasi. "Di wilayah padat penduduk kualitas layanan relatif stabil, sementara di daerah terpencil penguatan infrastruktur terus dilakukan," ujar Nezar Patria dalam keterangan pers yang dirilis di Jakarta pada Selasa.
Saat ini, sekitar 97 persen wilayah yang dihuni masyarakat telah memiliki akses internet. Namun, fokus Kemkomdigi tidak hanya pada kuantitas, melainkan juga peningkatan kualitas dan kecepatan koneksi. Nezar Patria menyatakan bahwa kecepatan internet rata-rata nasional saat ini berkisar 45 Mbps, angka yang masih berada di bawah rata-rata Asia Tenggara.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menargetkan peningkatan kecepatan internet hingga 100 Mbps dalam tiga tahun mendatang. Selain itu, perluasan jaringan generasi kelima atau 5G juga menjadi prioritas, mengingat saat ini cakupannya masih di bawah 10 persen dari total populasi.
Akselerasi Digitalisasi Pendidikan Melalui Infrastruktur Merata
Pemerataan akses internet ini merupakan langkah strategis Kemkomdigi dalam memenuhi hak dasar setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan. Dengan konektivitas yang memadai, diharapkan kesenjangan digital dapat dipersempit, memungkinkan para pelajar untuk mengakses berbagai platform pembelajaran daring secara optimal. "Dukungan ini menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan berbasis digital," tegas Nezar Patria.
