Penjualan Motor Indonesia Lampaui Target 6,4 Juta Unit di 2025
Data yang dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat angka penjualan 6.333.310 unit. Kinerja positif ini menjadi bukti bahwa pasar kendaraan roda dua tetap diminati oleh konsumen Indonesia.
Meskipun demikian, data yang sama menunjukkan adanya sedikit penurunan pada ekspor sepeda motor dalam bentuk Completely Knocked Down (CBU) dari kelima anggota AISI, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Pada tahun 2025, ekspor CBU tercatat sebanyak 544.133 unit, sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 572.506 unit.
Sementara itu, ekspor dalam bentuk Completely Knocked Down (CKD) justru mengalami peningkatan, dengan total 8.139.894 unit pada tahun 2025. Selain itu, ekspor dalam bentuk terurai per bagian (part by part) juga tercatat signifikan, mencapai 138.455.487 unit.
Honda Dominasi Pasar dan Segmen Skutik Tetap Unggul
Meskipun AISI belum merilis pernyataan resmi mengenai capaian tahun 2025 dan proyeksi untuk tahun 2026, informasi dari Astra Honda Motor mengindikasikan bahwa Honda masih memegang kendali pasar otomotif roda dua di Indonesia. Hingga Oktober 2025, Honda diklaim berhasil menguasai hampir 80 persen pangsa pasar.
Peningkatan penjualan Honda dibandingkan periode yang sama tahun lalu dilaporkan sangat tipis, hanya sebesar 0,08 persen. Segmen skutik, yang meliputi model-model populer seperti Beat, Scoopy, dan Vario Series, tetap menjadi kontributor terbesar dalam penjualan motor Honda selama periode tersebut.
Distribusi penjualan motor baru selama Januari hingga Desember 2025 menunjukkan fluktuasi bulanan, dengan total akumulasi mencapai 6.412.769 unit.
Sumber : cnnindonesia
