ZoyaPatel

Menkeu Sebut Kebobolan Anggaran Motor Listrik BGN

Mumbai


UPBERITA.COM -  
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan adanya dugaan kecolongan anggaran pengadaan motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN) senilai Rp1,05 triliun. Anggaran ini mencakup pembelian 25 ribu unit motor listrik impor.

Purbaya menjelaskan bahwa usulan anggaran tersebut sebelumnya telah ditolak pada tahun lalu, namun kembali muncul dalam sistem keuangan. Ia menduga kebocoran ini melibatkan sistem perangkat lunak di Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan dan menyatakan bahwa sistem tersebut sedang dalam perbaikan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

"Itu software dari Dirjen Anggaran, itu sedang diperbaiki sehingga enggak kebobolan kayak kemarin tuh. Tahun lalu kita sudah menolak beli motor untuk BGN. Jadi, saya tolak," ujar Purbaya melansir CNBC Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Lebih lanjut, Purbaya menekankan perlunya evaluasi terhadap sistem pengadaan untuk memastikan tidak ada lagi penyimpangan anggaran, termasuk untuk program Motor Listrik BGN (MBG). "Pak Dirjen Anggaran akan lihat apakah belanjanya ada yang aneh-aneh apa enggak ya dengan software yang lebih baik lagi. Dulu kan Anda yang bikin software -nya kan, kok bisa bobol kita? Jadi yang bikin software SPPG itu dia, makanya saya dibobol sama dia. Tapi sekarang kita perbaiki," tambahnya.

Penjelasan Kepala BGN Mengenai Pengadaan Motor Listrik

Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi bahwa pengadaan motor listrik ini merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025. Tujuannya adalah untuk mendukung operasional program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dadan memaparkan bahwa realisasi pengadaan motor listrik telah mencapai lebih dari 21 ribu unit, dengan proses pengadaan dilakukan secara bertahap mulai Desember 2025. "Pengadaan motor tersebut memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ahmedabad